Globalindobuzz.net, Jakarta - Masuknya Rocky Gerung ke Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) membawa satu pertanyaan utama: apakah sikap kritis yang selama ini menjadi ciri khasnya ketika berada di luar pemerintahan tetap akan terdengar setelah berada di lingkar Presiden?

Pertanyaan itu disampaikan Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah. Ia menilai posisi baru Rocky bukan hanya membawa harapan terhadap Wantimpres, tetapi sekaligus menjadi ujian bagi dirinya sendiri dalam mempertahankan keberanian menyampaikan pandangan kritis.

Toto mengingatkan agar posisi tersebut tidak membuat Rocky larut dalam kenyamanan kekuasaan.

“Jangan sampai, pasca-masuk ke Wantimpres, Rocky bukan hanya tak bergerung, tetapi juga tenggelam,” kata Toto dalam keterangan yang dikutip dari inilah.com di Jakarta, Sabtu (3/10/2026).

Rocky Gerung Masuk Wantimpres dan Tantangan dari Dalam

Selama ini, Rocky dikenal dengan argumentasi dan pandangan kritisnya. Setelah masuk ke Wantimpres, menurut Toto, karakter tersebut justru akan menghadapi situasi yang berbeda karena Rocky kini berada di dalam lingkungan pemerintahan.

Perubahan posisi itu membuat ukuran keberanian Rocky tidak lagi hanya terlihat dari kritik yang disampaikan kepada pemerintah dari luar. Tantangannya bergeser pada bagaimana ia memberikan masukan ketika memiliki ruang konsultasi langsung dengan Presiden Prabowo Subianto.

“Rocky dapat menjadi pengingat bahwa seorang penasihat Presiden bukan hanya perlu menyampaikan apa yang ingin didengar, tetapi juga apa yang perlu didengar,” ujarnya.

Bagi Toto, keberadaan Rocky di Wantimpres dapat menjadi kesempatan untuk menunjukkan fungsi sikap kritis dalam proses pemberian pertimbangan kepada Presiden.

Namun, ia menilai tantangan terbesarnya adalah menjaga kejernihan berpikir sekaligus menyampaikan masukan secara lugas ketika berada dalam lingkar pemerintahan.

“Tantangannya bagi Rocky cukup jelas. Apakah sikap kritis yang selama ini ia suarakan dari luar dapat tetap hidup ketika ia berada di dalam lingkar pemerintahan,” ungkap Toto.

Baca Juga: Anwar Usman Masuk Wantimpres Prabowo, Babak Baru Usai dari MK

Ukuran Keberhasilan Bukan Seberapa Ramai Rocky Bicara

Toto menilai tugas Rocky di Wantimpres tidak seharusnya diukur dari seberapa sering dirinya muncul di ruang publik atau seberapa ramai pernyataannya menjadi perbincangan.

Hal yang lebih penting adalah kualitas pertimbangan yang diberikan kepada Presiden. Integritas, nalar kritis, serta manfaat masukan terhadap proses pengambilan keputusan dinilai menjadi ukuran yang lebih relevan.

Toto berharap Rocky mampu mengajukan pertanyaan penting sekaligus menawarkan pertimbangan yang masuk akal. Dengan cara itu, keputusan pemerintah dapat diuji melalui lebih dari satu sudut pandang.

Harapan tersebut juga tidak berarti Rocky harus membuka kepada publik setiap pembicaraan yang berlangsung dalam ruang konsultasi Wantimpres.

Menurut Toto, masyarakat tidak perlu menuntut agar Rocky membocorkan isi nasihat yang diberikan kepada Presiden. Yang lebih penting adalah melihat apakah karakter kritisnya tetap hadir dalam batas tugas sebagai penasihat.

“Publik tidak perlu menuntut Rocky membocorkan apa yang ia sampaikan dalam ruang konsultasi. Yang layak dinantikan ialah apakah ia tetap menghadirkan sikap kritis dalam batas tugasnya?” kata Toto.

Dengan posisi baru itu, publik justru diharapkan dapat melihat adanya pertukaran gagasan yang serius di dalam Wantimpres. Pandangan yang jernih dan keberanian menyampaikan kritik tetap menjadi bagian yang dinilai penting dalam proses tersebut.

Kehadiran Rocky Diharapkan Membuat Wantimpres Lebih Terlihat

Toto juga melihat kehadiran Rocky sebagai peluang untuk membuat peran Wantimpres lebih dirasakan masyarakat.

Ia berharap lembaga tersebut tidak hanya dikenal sebagai bagian dari struktur pemerintahan, tetapi juga lebih dipahami perannya dalam memberikan pertimbangan kepada Presiden.

Namun, Wantimpres yang lebih "berbunyi" menurutnya tidak harus berarti membuka isi konsultasi kepada publik. Yang dinantikan adalah bagaimana pertukaran gagasan dan pertimbangan tersebut benar-benar berlangsung di dalam lembaga.

“Jika itu terwujud, kehadirannya mungkin dapat membantu mengubah kesan publik terhadap Wantimpres, dari lembaga yang terasa jauh menjadi lembaga yang perannya lebih dipahami dan diperhitungkan,” jelasnya.

Posisi Rocky dengan demikian menghadirkan tantangan yang berbeda dari ketika ia menyampaikan kritik dari luar pemerintahan. Kini, pandangan kritis tersebut diharapkan dapat digunakan dalam ruang pemberian pertimbangan kepada Presiden.

Toto berharap Rocky tetap membawa karakter yang selama ini menjadi kekuatannya.

“Dan kita berharap Rocky Gerung tetap membawa kekuatan utamanya. Yaitu, keberanian untuk berpikir kritis, kini dari dalam,” ujarnya.

Perhatian terhadap Rocky di Wantimpres pada akhirnya tidak hanya berkaitan dengan seberapa sering ia berbicara kepada publik. Yang menjadi ujian adalah apakah keberanian berpikir kritis tersebut tetap digunakan dalam menjalankan peran barunya sebagai bagian dari lingkar penasihat Presiden.